Ucapan Yang Membunuh Rasa Aman
Ada luka yang tak meninggalkan bekas memar dikulit, tapi mampu menghancurkan fondasi hidup seseorang hingga tak tersisa. Luka itu tidak berasal dari pukulan fisik, Melainkan dari kata-kata yang keluar dari mulut orang yang paling kita percaya. Ketika rumah_ yang seharusnya menjadi satu-satunya tempat berlindung dari riuhnya dunia_ justru berubah menjadi medan pertempuran, disitulah rasa aman mati secara perlahan. Sebuah hubungan, terutama pernikahan dibangun diatas rasa percaya dan terlindungi. Ketika seorang istri memeluk erat suaminya diatas sepeda motor suaminya yang melaju kencang. Itu bukan sekedar urusan jarak dan kecepatan. Itu adalah bentuk penyerahan diri secara utuh. Ada keyakinan bahwa laki-laki yang memegang stang didepanya akan menjaga nyawanya dengan segenap jiwa. Namun, bagaimana jika dalam ketakutan yang mencekam, saat permohonan perlindungan itu diucapkan, balasan yang diterima justru kalimat dingin " biarin kalau kamu sampai mati juga " Kalimat...